Tajam Akurat Terpercaya

Mengaku Polisi, Ponsel dan Tas Pekerja Bangunan Dirampas di Modernland Kota Tangerang

 

Tangerang,Seputarmatanews.com– Seorang pekerja bangunan menjadi korban dugaan perampasan oleh oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian di kawasan Modernland, Kota Tangerang, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

 

Dalam peristiwa tersebut, korban mengungkap kehilangan telepon genggam, dompet, dan tas setelah dituduh sebagai pelaku tindak kejahatan.

 

Korban bernama Erlangga menuturkan, awalnya dirinya didatangi oleh seorang pria yang tidak dikenalnya. Pria tersebut kemudian menuduhnya sebagai pelaku kejahatan dan mengajaknya ke sebuah minimarket untuk diinterogasi.

 

“Kejadian awalnya di depan Pospol, terus saya dibawa ke Alfamart,” ujar Erlangga kepada awak media, usai kejadian, pada Kamis, 16 Juni 2026, sekira pukul 19.41 WIB.

 

Karena mengira pelaku benar merupakan aparat kepolisian, Erlangga mengikuti seluruh arahan yang diberikan, termasuk menyerahkan barang-barang pribadinya.

 

Rekan korban yang berada di lokasi mengatakan, Erlangga menjadi orang pertama yang dibawa oleh terduga pelaku karena menjadi sasaran kecurigaan.

 

“Awalnya saya dulu yang diajak ke sana (minimarket), karena dia curiganya sama ini, jadi dia yang dibawa,” ujar rekan korban.

 

Tidak lama kemudian, datang seorang pria lain yang diduga merupakan rekan pelaku dengan mengendarai sepeda motor matic berwarna hitam. Menurut keterangan saksi, pria tersebut sempat menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) sambil mengaku berasal dari salah satu Polsek.

 

“Dia mepet saya terus nanya, ‘temen saya mana?’. Saya jawab lagi interogasi teman. Terus dia ngasih lihat tanda pengenal, bilang, ‘nih jangan macam-macam, saya dari Polsek’, sambil nunjukin KTA,” ungkapnya.

 

Setelah kedua pria tersebut pergi, korban baru menyadari bahwa telepon genggam, dompet, dan tas miliknya telah dibawa kabur. Para terduga pelaku disebut menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam.

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya melalui layanan darurat Polri 110, dan Pos Polisi Modernland, dan berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan serta mengungkap identitas para pelaku.

Sumber : istimewa

Editor : Arifin Vj